Berbicara Indah Saat Marah

Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam

Rabu, 27 Juli 2011 09:34

Berbicara indah ketika marah tidaklah mudah, hanya orang-orang hebat yang bisa melakukan demikian. KH Muhammad Suwaih pernah menyampaikan kajian mengenai Zaid bin Sanah (زَيْدُ بن سَعْنَةَ) dalam Muntakhob min Kanzil-Ummal. Hanya ketika itu penjelasannya sekilas, yakni hanya inti dari dari hikmahnya. Baca lebih lanjut

Iklan

Cara Mudah Meraih Rejeki Berlipat-lipat (Kisah nyata klien saya)

Saya ingin berbagi pengalaman klien saya menerapkan cara ini. Dalam usia muda dia berhasil menjadi pengusaha sukses dan kaya raya. Hanya dengan cara sederhana dan terkadang disepelekan banyak orang. Tetapi dahsyat hasilnya….!! Baca lebih lanjut

JANGAN PERNAH MENJILAT PERANGKO

Jangan pernah menjilat amplop atau perangko untuk merekatkannya. Suatu hari seorang wanita yang bekerja di sebuah kantor pos di California, merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah melainkan dengan cara menjilatnya.
Baca lebih lanjut

4 langkah wajib untuk sukses dalam Kehidupan dan Perjuangan

Suatu ketika ada sahabat Rasulullah SAW yang bernama Abu Dzar Alghifary bertanya kepadaRosulullah Saw tentang bagaimana mencapai kebahagiaan. Baca lebih lanjut

Tips Singkat Berkencan Bermodal Rencana

Jika Anda berencana untuk pergi kencan, ada beberapa hal yang perlu diingat pria agar tampil mengesankan. Beberapa pria mungkin berpikir kencan sangat sulit dan memerlukan banyak keberanian untuk mendekati gadis yang mereka sukai. Namun ini bukan hal yang harus dikhawatirkan saat berkencan. Baca lebih lanjut

ternyata ibuku pembohong…

Kisah ini bermula ketika saya masih kecil. SAya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam keluarga yang sangat miskin. Makan dan minum serba kekurangan dan kami sering kelaparan. Sebagai anak terkecil, saya sering merajuk. Saya sering menangis untuk mendapatkan nasi dan lauk yang lebih banyak. Dan ibu senantiasa membujuk agar saya diam dengan membagikan sebagian nasinya untuk saya seraya berkata, “Makanlah nak, Ibu tidak lapar.” ( inilah kebohongan ibu yang pertama)
Baca lebih lanjut

Terlambat

Ada sebuah cerita yang mengendap terus di benak saya sampai sekarang. Seorang anak yang merasa memberi terlalu sedikit untuk sang Ibu selama hidup, suatu hari datang ke panti jompo tempat sang Ibu dititipkan untuk pertama kalinya.
Baca lebih lanjut