Prinsip-prinsip Kontra Intelijen

Sekedar sebagai penyegaran kepada para Ronin dan Senopati tanpa Tuan yang berhati merah-putih, khususnya jaring Blog I-I, perkenankanlah saya menyampaikan beberapa prinsip yang harus rekan-rekan hayati dan jalani dalam melaksanakan fungsi kontra intelijen terhadap musuh-musuh Indonesia Raya.

Beberapa prinsip tersebut antara lain:1. Aktif dan menyerang, maksudnya adalah bahwa seorang perwira dan pelaksana fungsi kontra intelijen harus memiliki prinsip aktif mencari tahu gerakan dan tujuan lawan serta dengan seksama mengamati setiap langkah yang ditempuh lawan. Menyerang disini bukan berarti secara realita melakukan penyerangan, melainkan tidak bertahan, tetapi bahwa kita beroperasi di wilayah hukum kita, tidak ada yang perlu ditakuti dalam mengamati lawan siapapun dia. Berbeda dengan model bertahan, adalah hanya untuk pengecut yang ketakutan di rumah sendiri.

2. Menguasai medan dan jalanan, sebagai kelanjutan dari sikap yang aktif maka prinsip penguasaan medan dan jalanan adalah syarat mutlak dalam melakukan operasi kontra intelijen. Dengan penguasaan medan dan jalanan akan membuat jalannnya operasi berjalan lancar dan natural serta tidak ada kejutan dari pihak lawan karena berbagai seluk-beluk lingkungan adalah dalam penguasaan kita. Hal ini juga akan mengurangi manuver intel asing yang pandai menghilangkan jejak ketika sedang diawasi.

3. Tidak mengabaikan analisa. Salah satu kelemahan unit operasional adalah seringkali meremehkan analisa karena bagi mereka sudah bertahun-tahun melakukan kegiaan kontra intelijen, pengalaman dan insting di lapangan lebih penting. Namun dunia sangat dinamis dan berbagai metode juga berkembang pesat, sehingga sangat diperlukan pengetahuan yang luas khususnya dalam menganalisa model-model kegiatan intel asing yang dalam kaitan ini memerlukan analisa.

4. Terus-menerus dalam peningkatan dan penyegaran operasi dengan latihan-latihan. Berbagai pendekatan untuk meningkatkan profesionalitas unit kontra intelijen harus dilakukan secara berkala baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hal ini untuk menjaga kesegaran dan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas. Selain itu juga untuk memperkaya dan mempersiapkan kesiagaan unit kontra intelijen dalam mencermati setiap dinamika dan kemajuan zaman dalam operasi-operasi intelijen di seluruh dunia. Denan bekal tersebut, unit kontra intelijen akan siap mendeteksi dan menghancurkan jaringan operasi intelijen asing di negara.

5. Bergantian, maksudnya adalah bahwa akan lebih efektif dan segar apabila para pelaksana dalam unit kontra intelijen bekerja secara bergantian dan tidak bertahan dalam satu posisi terlalu lama. Hal ini merupakan tuntutan pekerjaan untuk dapat fokus pada operasi dan tidak berpikir kemana-mana. Satu hal yang juga sangat perlu adalah adanya rotasi dimana petugas non-kontra intelijen juga perlu mengalami operasi kontra intelijen untuk melenngkapi, setidaknya 2 sampai tiga tahun.

6. Tidak pernah menyerah merupakan prinsip yang tidak bisa ditawar karena hal ini berkaitan dengan keberhasilan misi mengkonter intelijen lawan.

7. Tidak sombong/merasa paling hebat dalam jajaran intelijen. Setiap fungsi intelijen penyelidikan, pengamanan dan penggalangan memiliki keunikan dan kesulitan tersendiri yang menjadi model yang tidak dapat dihindari. Perilaku menang sendiri dan sombong yang dipicu oleh eksklusifitas suatu unit operasi seringkali membuat lupa diri dan ketertutupan unit yang justru akan berdampak negatif bagi pengembangan acara

8. Mudah bekerjasama adalah suatu prinsip sederhana yang sulit dilaksanakan karena seringkali kenyataan menunjukkan bahwa ego pribadi dan sektoral lebih besar dibandingkan dengan kepentingan operasi. Faktor ini sering membuat operasi kontra intelijen berantakan karena pihak musuh telah tahu potensi perpecahan yang dan memanfaatkannya untuk melakukan adu-domba.

9. Menghargai dan menghormati profesi

10. Mengetahui sejarah intelijen Indonesia, kisah-kisah legenda intelijen dan kontra intelijen, serta menjadikannya sebagai modal dan acuan dalam mengarungi perang intelijen tanpa akhir.

Demikian, silahkan ditambah atau dikoreksi.
Terima kasih
SW

http://intelindonesia.blogspot.com/2009/08/prinsip-prinsip-kontra-intelijen.html

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: