We need new submarines!!!!

Fiuh…. susah amat siy buat punya kapal selam baru, padahal dari skema KE dengan Rusia, TNI AL bisa mendapatkan minimal satu kapal selam jenis Kilo Class.  Lha kok jadi biaya pembangunan sarananya yg jadi masalah, dephan niat ga sih beli kapal selam? Yang gw ga abis pikir, kenapa anggaran dephan setelah dikurangin untuk gaji dll, dibagi ke tiga angkatan untuk melakukan pembelian senjata, kan dananya jadi kecil banget. Mending tiap tahun anggaran untuk melakukan pembelian senjata dijadikan satu, sehingga dananya akan terkumpul lebih besar, sehingga mampu memodernisasni persenjataan TNI lebih cepat. Dan pembelian senjata digilir tiap tahun untuk tiap-tiap angkatan, misal tahun ini semua anggaran pembelian senjata dibelikan untuk membeli senjata untuk TNI AD, tahun berikutnya untuk TNI AL, abis itu untuk TNI AU nah abis itu diputer terus.

Balik lagi ke masalah kapal selam, mungkin banyak orang bertanya kenapa TNI AL sangat ingin memiliki kapal selam jenis Kilo dari Rusia dengan harga yang sangat mahal, kenapa yang tidak murah saja. Ingat ketika kita membeli suatu produk, beda harga tentu beda teknologi yang diusungnya. Jelas teknologi Kilo sangat lebih baik dibanding kapal selam u-209 yang kita miliki saat ini. Selain itu pembelian kapal selam atau yang sudah dimiliki oleh negara-negara di kawasan, seperti SSK Collins Class (Type 471) milik Australia, Scorpene Class milik Malaysia dan Vastergotland yang akan memperkuat AL Singapura dalam waktu dekat. Bukan untuk gengsi-gengsian saat kita akan membeli kapal selam, tapi kapal selam yang kita miliki juga harus sebanding dengan yang “tetangga” kita miliki seperti yang pernah dikatakan oleh KSAL kita.

Banyak orang bertanya kenapa tidak PT PAL tidak diberi order untuk membuat kapal selam? Ingat membuat kapal selam dan kapal permukaan adalah dua hal yang berbeda, bukan mengecilkan kemampuan PT PAL tetapi dibutuhkan dana riset yang tidak sedikit untuk membuatnya. Alhasil saat membeli kapal selam dari negara lain hendaknya ada transfer of technology seperti yang dilakukan oleh Korsel, sehingga mereka saat ini mereka mampu membuat kapal selam sendiri. Tetapi tentu tidak ada produsen senjata yang mau melakukan itu jika pembeliannya hanya sedikit, ingat India dan China diberikan lisensi membuat pesawat sukhoi karena awalnya mereka membeli pesawat Sukhoi puluhan unit.

Terakhir saya hanya bisa berharap dalam waktu dekat kita memiliki kapal selam entah Kilo atau U-212 , jangan jenis u-209 lagi masa 20 tahun lebih jenis kapal selam yang dibeli tetap sama. Yang penting modernisasi di TNI AL harus terus berlangsung. Ingat luas lautan kita lebih besar dari luas daratan kita.

Tambahan, pada tahun 60′an kita punya 12 kapal selam Whiskey class, 48 tahun kemudian (saat ini) kita cuma punya 2 buah… menyedihkan

http://adiewicaksono.wordpress.com/2009/01/10/we-need-new-submarine/#more-1107

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: