Hindari Frigiditas Lewat Keterbukaan

Dalam kehidupan berumah tangga, tak sedikit pasangan yang berantakan karena istri dingin, malas berhubungan seks (frigid) atau sebaliknya suami tidak perkasa (impoten).

Celakanya disfungsi seks ini kadang tak disadari oleh istri sehingga sebuah perkawinan dirasakan sebagai siksaan. Padahal sebenarnya semua ini bisa diatasi dengan langkah-langkah sederhana.Pemicu Timbulnya Frigiditas
Pada prinsipnya masing-masing individu mempunyai hak yang sama dalam pencapaian kepuasan seksualnya. Bukan hanya semata pelampiasan nafsu birahi sang suami. Kepuasan puncak dalam aktifitas seksual harus menimbulkan orgasme atau pencapaian klimaks sang istri pula.

Sebab orgasme adalah suatu respons yang menyenangkan dan dapat mengurangi ketegangan. Bila orgasme sulit terjadi atau lebih parah lagi tidak bisa tercapai dapat menimbulkan ketegangan dan kegelisahan. Dari sinilah awal mula proses terjadinya frigiditas pada wanita.

Mungkin istilah ini masih terdengar agak asing bagi sebagian wanita. Untuk itu ada baiknya disimak apa arti frigiditas itu sendiri. Biasanya wanita yang frigid ini menjadi sangat dingin dan bahkan berbalik memusuhi suaminya sendiri. Gejala umum yang nampak biasanya si istri sering tidak dapat mencapai orgasme saat berlangsungnya hubungan intim. Bagi pria, yang mengalami disfungsi seks (impotensi) akan menganggapnya suatu hal yang besar atau bahkan malapetaka. Sebaliknya pada beberapa wanita, frigiditas dapat diterima dengan pasrah dan bahkan tidak dipedulikan sama sekali.
Munculnya frigiditas sendiri disebabkan banyak hal, diantaranya  :

Faktor Fisik
Adanya penyakit tertentu yang menyerang salah satu pasangan hingga mengganggu vitalitas salah satu pasangan. Gairah seks otomatis akan sirna saat tubuh dalam keadaan tidak fit. Hingga dirasakan baginya saat intim adalah satu hal yang menggangu.

Faktor Psikis
Situasi dan komunikasi yang jelek. Adanya konflik perkawinan yang kronis atau hasrat yang tak terpenuhi. Pola demikian yang terjadi berulang-ulang akan menjadikan si wanita mengalami frigiditas.

Faktor Psikodinamika
Seperti perbedaan peran sosial, dimana kelas si istri berada di bagian strata terbawah. Hingga timbul rasa minder dalam dirinya. Bahkan terhadap suaminya sendiri.

Kalau mau jujur, sebenarnya pangkal permasalahan kebanyakan terletak di pihak pria sendiri   (pihak suami). Untuk itu solusi dari permasalahan di atas sangatlah mudah. Baik suami maupun istri harus saling menyadari bahwa sebagai bagian dari kehidupan perkawinan, masalah seks bukan monopoli sepihak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: